Print

BPPT Raih WTP, Semakin Akuntabel dengan Pengelolaan Anggaran Berbasis Digital



Jakarta (17/06) menempati Auditorium BPK, Kepala BPPT Hammam Riza, secara resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Disampaikan oleh Kepala BPPT usai penyerahan piagam Opini WTP bahwa pihaknya terus berkomitmen mengelola anggaran secara akuntabel, transparan dan efisien, yang diperkuat dengan pengelolaan secara digital atau elektronik.

 

 

"Di BPPT kami siap menjadi pionir, melakukan peningkatan transparansi dan akuntabilitas kinerja pengelolaan anggaran, dengan berbasis digitalisasi atau secara elektronik," tegasnya.
 Pengelolaan keuangan berbasis sistem digital ini menurut Hammam berdasarkan pada Instruksi Presiden, terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Di BPPT telah menyiapkan tim khusus untuk menjalankan Inpres SPBE tersebut. BPPT inginkan sistem tersebut dapat diadopsi penerapannya oleh institusi pemerintah lainnya, agar tata kelola pemerintah semakin baik di mata publik,Inpres SPBE tersebut menjadi bukti, bahwa inovasi teknologi itu penting guna optimalisasi pelayanan publik.

 

 

"Inovasi teknologi adalah wujud komitmen BPPT, untuk mendorong pelayanan publik yang semakin maju dan akuntabel. Kami siap mendukung institusi lain menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik," lugasnya.
Hammam juga kembali meminta seluruh ASN BPPT Hammam untuk terus mengusung nilai Solid, Smart dan Speed dalam menjalankan setiap tugasnya. "Terus berikan semangat terbaik kita, terus hadirkan inovasi dan layanan teknologi terbaik untuk bangsa, agar menjadi bukti inovasi dan teknologi menjadi penghela pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

, , , , ,