Print

Kepala BPPT Ajak Viralkan Inovasi dan Layanan Teknologi melalui Media Sosial

 

Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo agar informasi yang disampaikan ke masyarakat harus dikemas secara menarik dan kekinian, dengan memerhatikan aspek Transparansi, Akuntabel, Edukatif dan Responsif dan kepada setiap instansi harus memiliki medsos yang aktif dan dikelola dengan optimal.

 

Terkait hal tersebut BPPT mengadakan Kick Off – Viralkan BPPT di Media Sosial, di Ruang Komisi 1,2, dan 3 BPPT (13/08). Pada kesempatan tersebut Kepala BPPT Hammam Riza mengajak kepada para CPNS BPPT, agar mampu bersama menggalang semangat Solid Smart Speed  terkait penyebaran informasi melalui akun media sosial. Baik itu akun utama BPPT RI ataupun akun unit kerja masing-masing, atau bahkan akun pribadi.

“Mari kita viralkan rekayasa teknologi BPPT, sebarkan literasi positif, serta lawan hoax demi edukasi bangsa Indonesia. Hal tersebut bukan pencitraan, ini adalah bagian dari pekerjaan agar masyarakat/publik, atau sesama instansi pemerintah mengetahui apa saja inovasi dan layanan teknologi yang dihasilkan oleh BPPT. Kepada para millennial BPPT berharap untuk dapat saling bahu turut menyebarkan informasi kinerja BPPT tentunya dengan mengoptimalkan akun media sosial unit kerja atau akun pribadi masing-masing” terang Hammam.


Hammam menegaskan bahwa BPPT sebagai garda terdepan pemerintah dalam kaji terap teknologi siap mengawal era transformasi digital, dengan melakukan penguasaan teknologi kunci.Tentunya agar cita ini semakin Solid, dibutuhkan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan strategis, jelasnya.
Sementara, Sekretaris Utama BPPT Dadan Moh Nurjaman menyampaikan, acara tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan HUT BPPT ke 42.Selain itu juga kata Sestama, kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya menyampaikan program BPPT serta sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban kepada masyarakat.


 Sebagai informasi, acara yang diikuti sekitar 400 peserta juga di hadiri oleh para Deputi BPPT, kepala unit kerja, anggota SIMAN BPPT. Hadir juga sebagai narasumber Efa Febryana dari Kementerian Sekretaris Negara dan Eddy Supangat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.


, , ,