• (021) 7560 539
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Sejarah

 

 

Balai Teknologi Termodinamika, Motor, dan Propulsi (BT2MP) telah dirintis sebagai Laboratorium Termodinamika, Motor dan Sistem Propulsi sejak tahun 1978 melalui Surat Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi no: 026/M/KP/XI/79 perihal pembentukan tim pengembangan LTMP. Melalui Surat Keputusan tersebut Prof Wiranto Arismunandar diangkat sebagai ketua tim untuk menyusun konsep dasar pengembangan LTMP. Setelah konsep dasar selesai disusun, dan dengan diperolehnya dana bantuan dari pemerintah Perancis pada tahun 1985 , disusun suatu Master plan dengan bekerjasama dengan Formation Internationale Aeronautique et Spatiale (FIAS). Kemudian berdirilah Laboratorium Termodinamika dan Perpindahan Kalor.

 

 

Perancangan dan pembangunan infrastruktur dan sarana fisik dilaksanakan bersamaan dengan pendidikan dan pelatihan seluruh sumber daya manusia yang dimiliki pada saat itu, sehingga pada tahun 1991 saat sarana fisik mulai dibangun, sebagian besar personil yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Perancis telah kembali ke Jakarta. Sarana fisik selesai dibangun pada tahun 1994, dan pada saat yang bersamaan seluruh personil yang mengikuti pendidikan dan pelatihan di Perancis kembali ke Indonesia. Sejak saat itu Laboratorium Termodinamika dan Perpindahan Kalor mulai beroperasi.

 

 

 

Tahap berikutnya dalam pembangunan LTMP adalah pengembangan laboratorium Motor Bakar. Berlainan dengan laboratorium sebelumnya, lab ini didanai dari pinjaman lunak pemerintah Inggris yang dimulai sejak tahun 1995. Konsep dasar pengembangan laboratorium pada saat awalnya adalah sebagai fasilitas uji untuk menunjang usaha pelestarian lingkungan yang telah dirasakan sangat penting akibat polusi emisi gas buang. Kendaraan bermotor. Dalam pengembangan selanjutnya yang dilaksanakan bersama-sama konsultan Cussons Technology , dikembangkan suatu fasilitas uji untuk menguji kendaraan bermotor. Fasilitas uji selain harus mampu menguji mesin kendaraan tersebut juga harus mampu menguji komponennya, dan juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang untuk mendukung kegiatan penelitian. Laboratorium Motor Bakar selesai dibangun dan siap beroperasi pada tahun 1999.

 

Keseriusan LTMP dalam memperhatikan aspek lingkungan hidup dituangkan dalam program utama yang telah dimulai sejak tahun 1999, berkaitan dengan pemanfaatan refrigeran alternatif dan emisi gas buang kendaraan bermotor.

 

Sejak tahun 1996 LTMP telah mencanangkan penerapan sistem mutu sesuai standar ISO 9000 dan ISO 25 untuk beberapa fasilitas uji. Pada saat ini fasilitas kalibrasi telah diasses oleh BSN dan dinyatakan telah memenuhi syarat yang ditentukan untuk akreditasi. Penyerahan sertifikat BSN-01 oleh Badan Standarisasi Nasional ini menunjukkan bahwa LTMP telah dapat melaksanakan kegiatan pengukuran kalibrasi sesuai dengan standar yang telah diakui secara nasional serta tertelusur ke standar internasional. Dengan akreditasi fasilitas kalibrasi yang merupakan bagian dari LTMP ini, pihak industri dapat memanfaatkan fasilitas LTMP tanpa perlu melaksanakannya di luar negeri.

 

 

Pada tanggal 4 April 2001, LTMP diresmikan sebagai Balai Termodinamika, Motor dan Propulsi, dan untuk selanjutnya disebut sebagai Balai TMP. Sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah, Balai TMP berniat untuk turut mendorong pertumbuhan industri nasional serta meningkatkan apresiasi terhadap kemampuan bangsa yang pada ahirnya dapat mensejajarkan diri dengan industri maju di dunia secara kompetitif.

Sesuai arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN RB) dalam rangka reorganisasi dan refocusing Balai Termodinamika, Motor dan Propulsi berubah nama menjadi Balai Teknologi Termodinamika, Motor dan Propulsi  BPPT bedasarkan keputusan Kepala BPPT No. 024 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Teknologi Termodinamika, Motor, dan Propulsi .
Balai Teknologi Termodinamika, Motor, dan Propulsi  merupakan suatu kesatuan yang secara legal dapat dipertanggungjawabkan. Bukti tertulis tentang landasan hukum pendirian lembaga yaitu Surat Keputusan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi No. 018 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Teknologi Termodinamika,Motor,dan Propulsi , tanggal 19 Oktober 2015, berlokasi di Gedung 230, Kawasan Puspiptek, Serpong,Tangerang Selatan, Banten.

 

 

 


Statistik Pengunjung

Today254
Yesterday245
This week499
This month1000
Total234724

Kontak Kami

Gedung 230, Kawasan Puspiptek, Serpong,Tangerang Selatan
15314
(021) 7560 539
(021) 7560 538
sekr-bt2mp@bppt.go.id
bt2mp.bppt.go.id

© 2020 Design by Pusat Manajemen Informasi & Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi - BPPT